Pelatihan Kegawatdaruratan dan Pertolongan Pertama pada Kesehatan Mental
Yogyakarta, 24 April 2026 — Klinik UGM 24 Jam (Klinik Dokter Keluarga Korpagama) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kegawatdaruratan dan Pertolongan Pertama pada Kesehatan Mental pada Jumat, 24 April 2026, bertempat di Ruang Serbaguna Klinik Lantai 2.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kesehatan mental yang ditangani oleh klinik dalam beberapa waktu terakhir. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh tim klinik dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang berkaitan dengan kesehatan mental, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Klinik UGM 24 Jam, Dr. Wahyudi Istiyono, yang menekankan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan dalam merespons kondisi darurat, termasuk pada aspek kesehatan mental yang kerap membutuhkan penanganan cepat dan pendekatan yang tepat.
Selanjutnya, materi pelatihan disampaikan oleh dr. Winengku Basuki Adi, M. Med.Sc., Sp.KJ dari RSUP dr. Sarjito. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait identifikasi dini kondisi kegawatdaruratan Kesehatan mental, teknik komunikasi terapeutik, serta langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Pelatihan ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan dan staf Klinik UGM 24 Jam yang berperan langsung dalam pelayanan kepada pasien. Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta simulasi penanganan kasus kegawatdaruratan kesehatan mental. Simulasi menjadi salah satu highlight utama karena memberikan pengalaman praktis dan meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi situasi nyata.
Melalui kegiatan ini, Klinik UGM 24 Jam berharap dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mencakup aspek fisik dan kesehatan mental secara terpadu.
Klinik UGM 24 Jam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta adaptif terhadap perkembangan kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental yang semakin perlu mendapat perhatian.